— Sore hari yang hujan.

Langit bilang jangan sakit. Air bilang jangan khawatir. Tak lama, ombak berteriak belum waktunya muak. Sambil tersenyum, pasir mengingatkan kalau ini belum akan berakhir.
Untuk hidup yang (sepertinya) memang tidak mudah, aku dan kamu tidak diijinkan untuk menyerah.
Apalagi pada marah.
Kita pernah bersama menghabisi jalan demi secuil ilmu yang kita dapat diperkuliahan.
Kita pernah bersama melawan hujan demi datang kesebuah pameran.
Kita pernah tertawan jarak yang hanya sejengkal hingga ngobrolpun terpaksa tanpa mata yang bertatapan.
Kita pernah saling mengunjungi kampung halaman.
Kita pernah saling diam ketika duduk dimobil melewati jalanan.
Kita pernah saling kesal saat perilaku tak sejalan dengan keinginan.
Kita pernah saling bertukar pesan hanya demi menanyakan “sudah makan?”.
Dan kita pernah saling berpelukan ketika sedih atau bahagia tak lagi tertahankan.
Kalau ada yang perlu dicubit karena nakal, itu pasti adalah lingkaran kegiatan kita yang sekarang ga lagi pernah kompakan.
Pasti kamupun punya sesuatu yang ingin disampaikan.
Seperti aku yang akhirnya cuma bisa menulis, aku kangen Why.
Kangen bobo barengan.
Kangen duduk berdua waktu hujan.
Kangen ngobrol panjang lebar cuma pake kaos dan kolor, sampe (aku) ketiduran.
Sampai ketemu, Why. (: